Kick off Meeting Pokja PKP Kab. Kampar & Lokakarya. Berlanjutan? dan (menjaga) Heritage Kampar

Bangkinang Kota. Pertemuan perdana Pokja PKP  Mambolo Nagoghi Kab. Kampar diadakan pada hari Kamis 10 Juli 2025 yang lalu. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Permukiman, H. Nazaruddin, SST. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa agenda ini adalah agenda rutin yang dilakukan Pokja PKP sejak 2018. Kegiatan pokja PKP memiliki kontribusi dalam pembuatan dokumen-dokumen induk perencanaan diantaranya RP3KP, RP2KPKPK, PPSP/SSK/ JAKSTRADA, Kajian kawasan permukiman tematik, serta kegiatan fisik APBN diantaranya Rumah Susun, PISEW, Kotaku, serta DAK.  

Pada kesempatan yang sama disampaikan pula materi oleh Andry Brilliansah. Materi yang disampaikan terkait isu-isu yang muncul dalam sektor PKP secara keseluruhan, diantaranya: keberlanjutan dokumen perencanaan, SPM (standar pelayanan minimal), infrastruktur PKP terkini, Kota Hijau serta Herritage (warisan budaya) Kampar.

Penekanan khusus yang disampaikan pada materi tersebut adalah terkait kesiapan platform menuju satu data PKP, anomali Kota peraih Adipura yang suka menebang pohon, gersang & tidak ada reboisasi serta penekanan pada hampir punahnya warisan budaya Kampar berupa Rumah tradisonal Kampar (uma lontiok, uma kobung limo, uma kalayang), Mesjid, istana kesultanan, pasar tua, dan tangsi peninggalan belanda.

Dari topik yang dibahas terkait tema kegiatan “Permukiman (berkelanjutan?) dan (menjaga) heritage Kampar” muncul rekomendasi untuk rencana kerja Pokja PKP kedepan, diantaranya penyiapan basis data masing-masing sektor, kota hijau untuk kehidupan permukiman yang layak dan berkelanjutan serta membuat program melestarikan  peninggalan/ warisan kebudayaan/peradaban di Kampar.

Pada sesi penutup, disampaikan arahan-arahan oleh Kepala Bidang Infraswil Bappeda Kampar, Ridwan, ST, MM dalam hal ini selaku Sekretaris Pokja PKP Mambolo Nagoghi Kab. Kampar, mewakili Ketua Pokja PKP Kab. Kampar. Dalam arahannya, sekretaris Pokja menegaskan, lokakarya ini telah membuka wawasan dan mendapat informasi terkini terkait kondisi permukiman serta peninggalan/ warisan kebudayaan/peradaban Kampar. Harapannya, Hasil lokakarya ini menjadi bahan pertimbangan untuk penyiapan program kegiatan di seluruh sektor terkait dalam Pokja PKP, dimana pokja PKP saat ini terdiri dari Perangkat Daerah Bappeda, Disperkim, PUPR, DLH, Dinkes, PTSP, dan DPMD. Kemudian beliau berpesan agar Pokja PKP dapat hadir memecahkan dan memberikan solusi bagi permasalahan-permasalahan ke-PKP-an yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

Humas Perkim Kampar "FA"